Anak anda menderita asthma? Saya juga. Sedih rasanya ketika melihat buah hati kita sulit untuk bernafas. Tapi, saya tidak pernah ke dokter bila asthma si kecil kumat, walaupun juga tidak terlepas dari obat-obat kimiawi..
Pada usia anak-anak, gejala awal dapat berupa rasa gatal dirongga dada atau leher. Selama serangan asma, rasa kecemasan yang berlebihan dari penderita dapat memperburuk keadaanya. Sebagai reaksi terhadap kecemasan, penderita juga akan mengeluarkan banyak keringat.
Ini seputar tips untuk penanganan asthma, semoga bermanfaat…
Penyakit Asma (Asthma) adalah suatu penyakit genetic (turunan) kronik (menahun) yang menyerang saluran pernafasan (bronchiale) pada paru dimana terdapat peradangan (inflamasi) dinding rongga bronchiale sehingga mengakibatkan penyempitan saluran nafas yang akhirnya seseorang mengalami sesak nafas.
penderita asma saluran pernapasannya memiliki sifat yang khas yaitu sangat peka terhadap berbagai rangsangan (bronchial hyperreactivity = hipereaktivitas saluran napas) seperti polusi udara (asap, debu, zat kimia), serbuk sari, udara dingin, makanan, hewan berbulu, tekanan jiwa, bau/aroma menyengat dan olahraga.
Selain itu terjadinya serangan asma sebagai akibat dampak penderita mengalami infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) baik flu ataupun sinusitis
Selain itu terjadinya serangan asma sebagai akibat dampak penderita mengalami infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) baik flu ataupun sinusitis
Adapun tanda dan gejala penyakit asma diantaranya :
- Pernafasan berbunyi (wheezing/mengi/bengek) terutama saat mengeluarkan nafas (exhalation). Tidak semua penderita asma memiliki pernafasan yang berbunyi, dan tidak semua orang yang nafasnya terdegar wheezing adalah penderita asma!
- Adanya sesak nafas sebagai akibat penyempitan saluran bronki (bronchiale).
- Batuk berkepanjangan di waktu malam hari atau cuaca dingin.
- Adanya keluhan penderita yang merasakan dada sempit..
- Serangan asma yang hebat menyebabkan penderita tidak dapat berbicara karena kesulitannya dalam mengatur pernafasan.
Pada usia anak-anak, gejala awal dapat berupa rasa gatal dirongga dada atau leher. Selama serangan asma, rasa kecemasan yang berlebihan dari penderita dapat memperburuk keadaanya. Sebagai reaksi terhadap kecemasan, penderita juga akan mengeluarkan banyak keringat.
Ini yang saya lakukan bila si kecil (2,5 tahun) terkena asma:
- 1. Ketika anak mulai pilek dan batuk, maka bersiaplah asma akan ikut hadir dalam waktu (kurang-lebih) keesokkan harinya.
- 2. Jangan biarkan pilek pada anak yang memiliki asma. Berbeda dengan anak normal yang dapat sembuh sendiri jika pilek. Berikan obat pilek merk apapun yang cocok untuk anak. Jangan lupa paracetamol ato ibuprofen bila demam sesuai dosis.
- 3. Siapkan nebulizer (alat uap). Saya biasa memakai nacl, ventolin dan flixotide dengan dosis : nacl 2,5 ml, ventolin 1/3 atau ½ ampul dan flixotide 1/3 atau ½ ampul.
* simpan sisa obat dalam kemasan di dalam tempat tertutup kedap udara (misalnya toples) di dalam kulkas. Gunakan tidak lebih dari 12 jam
Alhamdulilah…gak pake ke dokter dan antibiotik 2 hari senyum dan tawa-nya sudah lebar lagi…
Saya punya pengalaman dalam penanganan Kasus Asthmatis. Itulah telah dipraktekkan pada sebagian pasien. Ada 3 (tiga) hal yang harus dijadikan kebiasaan hidup bagi penderita asthmatis.
BalasHapus1. Lakukan olahraga secara konsisten. Sekali, dua kali, dalam sepekan. Olahraga dilakukan di terik matahari pagi, sampai berkeringat. Lakukanlah antara jam 07.00 sd 09.00 pagi. Lakukanlah 30 menit saja.
2. Mandilah pagi hari, kalau bisa sebelum subuh dengan air dengan suhu kamar (air dingin). Saran ini memang bertentangan dengan anjuran dokter manapun. Tetapi teorinya: air dingin itu dapat menyegarkan saraf. Saraf yg segar menyebabkan ia akan menguatkan tubuh dalam menghadapi gangguan dari luar: angin, dingin, debu dan lain-lain.
3. Berlatih pernafasan. Caranya duduklah dengan bersila, sesantai mungkin. Tariklah nafas lewat hidung sampai ke batas yang disanggupi. Kemudian keluarkan (hembuskan) nafas itu lewat mulut, perlahan-lahan, sampai habis (ke dasarnya). Lakukan berulang-ulang. Latihannya antara 1 sd 5 menit saja. Kalau bisa, lakukanlah pagi sekali, sore sekali.
Selamat mencoba. Untuk anak yang sudah bisa berjalan (3 sd 5 tahun), peran orang tua diperlukan dalam membimbing semua hal di atas. Kalau ada yang mau ditanyakan, silahkan hubungi ke nomor 08128340051.
terima kasih partisipasinya ya...semoga bermanfaat untuk pembaca yang lain...
BalasHapus