Pernah mendengar larangan untuk tidur satu tempat tidur dengan bayi? Larangan itu awalnya dikeluarkan oleh CPSC (US Consumer Product Safety Commission) pada tahun 1999. Menurut CPSC, sejak Januari 1990 – Desember 1997 di Amerika saja terjadi 515 kematian bayi dan anak batita yang tidur bersama orangtua. Lebih dari 75% angka tersebut adalah bayi di bawah 3 bulan. Waduh!
Laporan ini mengundang reaksi banyak pihak, terutama mereka yang tergabung dalam berbagai aliansi peduli anak. Salah satunya adalah API (Attachment Parenting International), yang menuduh CPSC didanai oleh perusahaan pembuat tempat tidur bayi. API menyebut, tidur bersama bayi memiliki lebih banyak keuntungan dibandingkan kerugian.beberapa keuntungan yang didapat jika tidur bersama bayi.
- Bayi anda dapat belajar bernafas yang teratur dari orang tuanya.
- Bayi lebih merasa nyaman dan nyenyak ketika tidur
- Bayi lebih merasa hangat
- mempererat hubungan psikologis antara bayi dan orang tua
Ada beberapa orang yang betul-betul tak boleh satu tempat tidur dengan bayi Anda, yaitu:
Kakak-kakak si bayi atau anak lain, ditakutkan tak sadar menindih adiknya ketika sedang tidur pulas.
Orangtua yang merokok, karena meningkatkan resiko SIDS (Sudden Infant Death Syndrome/sindrom kematian bayi mendadak).
Pengasuh/pembantu. Tak hanya masalah kebersihan, tapi secara psikologis juga tak terlalu baik jika mereka tidur bersama bayi.
Binatang peliharaan, tentu saja tak boleh ada di ruangan yang sama!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar